Teknik Membersihkan Air Cleaner/Saringan Udara dan Analisa Kerusakanya

airc1

“Semangat pagi sobat teknik sekalian dikesempatan kali ini saya akan berbagi pengetahuan mengenai “Teknik membersihkan air cleaner/saringan udara dan analisa kerusakanya. Air Cleaner / Filter : Berfungsi sebagai alat pembersih udara, sehingga debu dan kotoran dapat dipisahkan terlebih dahulu sebelum masuk ke ruang bakar. Untuk engine yang beroperasi ditempat yang berdebu, maka harus dilengkapi dengan pre cleaner, sehingga sebagian debu kasar sudah tersaring lebih dahulu.

Membersihkan air cleaner memang terlihat sepele tinggal ambil air cleaner dari housingnya dan semprot hewes…hewes… selesai…hehehe…!. Tapi sebenarnya jika kita mengikuti standar dealer ada poin – poin yang wajib diikuti agar tidak menimbulkan masalah serius pada engine. Sebelunya pada artikel saya air intake and exhaust system sudah sedikit saya singgung mengenai air cleanar. Air cleaner di bagi menjadi 2 yaitu Wet Type dan Dray Type, tapi dewasa ini banyak dikembangkan yang bertipe dry karena lebih simpel dalam perawatan maupun desainya, dan berikut adalah contoh beberapa jenis air  cleaner/saringan udara dry type :

air1

Flate Air Cleaner

air2

Cylinder Air Cleaner

air3

Ring Air Cleaner

air4

Cone Air Cleaner

Double Inner Outer Air Cleaner : Untuk jenis ini banyak di aplikasikan pada unit hauling dan alat berat.

airc4airc5

Cara membersihkan Air Cleaner/Saringan Udara :

airc6

Gambar. A

  • Lepas air clener dari housingnya.
  • Semprot dengan udara bertekanan dari bagian dalam dengan jarak dekat lihat Gambar. A dengan tekanan 3 – 7 Kg/cm².
  • Kemudian semprot dari luar untuk membersihkan debu yang menempel pada dinding air cleaner sebelah luar dengan jarak 20 – 30 cm.
  • Dan yang terakhir semprot kembali dari sebelah dalam.

Perhatian : mensemprot air cleaner dari luar dari sebelah luar tidak diperbolehkan dari jarak dekat, karena partikel debu yang menancap pada paper element dari sisi luar akan dipaksa masuk menembus pori-pori element dengan udara bertekanan tersebut. Sehingga pori-pori akan membesar, ini sebenarnya sama halnya dengan kebiasan buruk membentur-benturkan air cleaner saat membersihkan, dan saat dipasangkan kembali pada hosingnya maka akan membahayakan engine, karena partikel debu yang lebih besar bisa masuk ke ruang bakar. Dan satu hal lagi jika membersihkan air clener ada masanya jika pori-pori sudah membesar harus diganti yang baru baik inner maupun outer. Untuk unit mobil yang menggunakan double air cleanar cukup yang outer air cleaner saja yang boleh disemprot, dan berikut cara tes visual pembesaran pori-pori air cleaner :

airc7

Note : Segera ganti air cleaner jika terlihat cahaya dari sela pori-pori sudah kelihatan membesar/tes harus berada di ruangan yang gelap.

Analisa

Apa bahayanya jika air cleaner buntu…?

Jika air cleaner buntu efeknya adalah engine low power karena jumlah pertikel udara murni yang masuk ke ruang bakar sedikit atau tidak sebanding dengan jumlah partrikel fuel/bahan bakar yang di semprotkan/injeksi ke ruang bakar. Sehingga perbandingan excess air ratio tidak tercapai dan pembakaran akan tidak sempurnya, gas buang berwarna hitam serta engine low power, dan jika buntunya berlebihan maka engine bisa shutdown/mati mendadak.

Apa bahayanya jika jadwal penggantian air cleaner lambat dan pori-pori sudah membesar…?

Jika air cleanar pori-pori membesar akibat lama penggantian, salah prosedur pembersihan atau bahkan sobek peper elementnya. Maka analisa kerusakan yang terjadi ; pertama bisa membuat scratch/baret atau bahkan ciping-ciping aus pada ujung sudu impeller turbocharger sisi blower/compressor, jika sudah parah dan mengikis ujung sudu impeller maka akan menurunkan boost pressure yang berujung pada kurangnya partikel udara murni yang masuk ke ruang bakar dan engine low power. Berikutnya partikel debu juga bisa menimbulkan scratch pasa valve,valve steam maupun seat valve yang merupakan jalur menuju ruang bakar, biasanya menimbulkan scratch dan jika berlebihan antara valve dan seatnya maka bisa membuat preassure compressi bocor dan engine lowpower. Ada partikel debu yang keras bernama silica, jika masuk ke ruang bakar dan saat terjadi ledakan, debu ini tidak hancur tetapi akan terpelanting, dan ini berbahaya bisa melukai pistin seperti lubang kecil-kecil, membuat dinding linner baret dan memungkinkan kebocoran compressi yang membuat blow by pressure membesar dan tentu saja performa engine akan turun.

Hal lain yang perlu di perhatikan, lakukan penggantian air cleaner sesuai jadwal perawatan dan perhatikan indikator lampu kebuntuan air cleaner pada monitor panel saat berkendara, jika menyala segeralah lakukan pembersihan/penggantian air cleaner. Demikian share knowledge dari saya semoga bermanfaat, dan go teknik…!

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Air Intake & Exhaust System, DUNIA TEKNIK, TEKNIK UMUM dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s