Analisa Kerusakan Engine dari Gas Buang

asap2

Tetap semangat sobat teknik, kali ini saya akan berbagi pengetahuan mengenai indikasi kerusakan engine dari warna Gas Buang. Mungkin hampir tiap hari dijalanan sering kita jumpai motor/mobil berjalan dengan kondisi asap kenalpot ada yang berwarna hitam jelaga, putih tebal ataupun putih ke biru-biruan. Nah tahukah anda apa kira – kiri penyebabnya hehe….!!!

Ok, sebagai tahap awal kita ulas sedikit mengenai gejala kerusakan engine untuk mempermudah kita dalam menganalisa gejala kerusakanya, akan lebih detai jika anda terlebih dahulu membaca artikel saya sebelumnya yaitu Basic Engine. Seorang awam dengan mudah mengatakan bahwa orang yang kulitnya berubah menjadi kuning mempunyai penyakit
liver (hati). Tetapi seorang dukun dengan kasar menggambarkan bahwa yang dinyatakan oleh orang awam tersebut belum tentu benar. Bagaimana caranya dapat mendeteksi gejala kerusakan (trouble) pada engine ? Hal ini dapat diindikasikan oleh engine noise dan warna gas buang. Saat meneliti warna gas buang yang perlu diperhatikan adalah latarnya, karena warna gas buang dapat dilihat dengan mudah kalau latarnya awan keputih-putihan. Jika latar belakangnya langit biru atau pohonan, maka pertimbangannya bisa keliru.

1. Gas Buang Berwarna Hitam.
Gejala ini menunjukkan ketidak sempurnaan pembakaran. Bahan bakar yang tidak terbakar secara sempurna, berubah menjadi carbon dan bercampur dengan gas buang, sehingga gas buang menjadi hitam. Umumnya kehitaman gas buang meningkat sesuai dengan meningkatnya beban engine.

Penyebab :

a. Efisiensi Hisapan Udara Rendah.
Jika jumlah udara yang dihisap kedalam silinder kurang. Ketidak sempurnaan pembakaran akan terjadi yang menyebabkan gas buang berwarna hitam, tenaga turun, temperatur gas buang meningkat tinggi. Piston dan silinder head menjadi over heat.
Ada beberapa hal yang menyebabkan efisiensi hisapan udara rendah, adalah :
* Ketinggian tempat (Altitude).
* Hambatan masuk (Suction Resistance).
* Gangguan pada turbocharger

b. Kebocoran Udara.
Jika udara yang masuk kedalam silinder bocor saat dikompresi maka akan terjadi pembakaran tidak sempurna.
Kebocoran tersebut dapat disebabkan oleh :
* Kebocoran karena keausan silinder liner dan piston ring.
* Kedudukan intake dan exhaust valve tidak rapat.
* Valve clearance tidak standar.
* Silinder head deformasi den gasket rusak.

c. Penyemprotan Bahan Bakar.
Jika penyemprotan bahan bakar ke dalam silinder tidak baik, maka akan menyebabkan timbulnya asap hitam, maksudnya semakin kuat tekanan injeksinya maka partikel penkabutan semakin halus dan terjadinya turbolensi pencampuran partikel udara murni dan bahan bakar semakin merata untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna. Tapi jika kenyataan penyemprotanya tidak bagus maka partikel yang besar dan menempel pada diding ruang bakar akan berubah jadi jelaga/carbon.

d. Jumlah Bahan Bakar Yang Disemprotkan.
Jika jumlah bahan bakar yang disemprotkan kedalam silinder berlebihan, maka akan terjadi kekurangan udara. Pembakaran menjadi tidak sempurna dan temperatur gas buang tinggi.

2. Gas Buang Berwarna Kebiru-biruan.
Hal ini menentukan adanya kelebihan oil ikut terbakar. Dalam kondisi normal sejumlah oil ikut terbakar dengan bahan bakar terutama yang membentuk lapisan film pada dinding linner. Kalau jumlahnya berlebihan, maka gas buang menjadi kebiru-biruan. Jika oil yang terbakar hanya sebagian dari jumlah oil yang masuk ke ruang bakar, maka sebagian yang lain akan bercampur dengan gas buang dan membasahi saluran exhaust. Jumlah oil yang berlebihan tersebut disebabkan oleh kebocoran dari :
* Valve stem intake den exhaust.
* Turbo charger.
* Ring piston dan liner.

3. Gas Buang Berwarna Putih.
Yang menyebabkan gas buang berwarna putih :
* Timing injeksi tidak tepat : dalam hal ini ada 2 kemungkinan yaitu engine mengalami Engine Detonasi/timing injeksi lambat dan Engine Knocking timing terlalu awal, gas buang akan berwarna putih biasaanya pedih di mata dan berefek penurunan tenaga pada engine tersebut.

* Air ikut terbakar : buasanya sering terjadi pada dinding linner yang retak/cylinder head bocor sehingga air mesuk ke ruang bakar, jika ini terjadi maka gas buang akan berwarna putih tebal tapi tidak pedih di mata.

Seorang mekanik sebenarnya bekerja menyerupai dokter dia harus punya filling dan analisa yang kuat, mungkin sebagian pecinta teknik pernah dengar “jika ada seseoarang mekanik yang sudah senior bisa dengan mudah menebak kerusakan engine hanya dengan mendengar noise engine tersebut”, dan kalau dinalar ah apa iya…!, tapi jika dibuktikan dengan hasil disassembly/bongkar ternyata ada benarnya hahaha…! ini memang sedikit rumit tapi yakinlah manusia memang diciptakan dengan beraneka ragam kelebihan dan kekurangan,”Just Intermezo“, ok sekian dulu sharing teknik dari saya semoga bermanfaat dan salam “go teknik….!!!”.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di DUNIA TEKNIK, TEKNIK ALAT BERAT, TEKNIK UMUM dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s