PENYETELAN DIFFERENTIAL

Differential_gear_001

Defferential berfungsi sebagai pengatur kecepatan pada masing-masing roda penggerak kiri maupun kanan, kapan roda penggerak berputar dengan kecepatan sama, lebih kencang kiri/kanan pada saat belok, maupun fungsi beban berat/ringan sesuai keinginan operator terhadap kondisi jalan.

Langsung saja pada kesempatan kali ini kita akan membahas adjustment/penyetelan pada komponen differential, pada bevel gear dan pinion differential unit mobil kecil, truck, heavy dump truck selalu diukur : pre load, backlash dan tooth contact. Pre load, backlash dan tooth contact tersebut akan mempengaruhi mekanisme kerja dari bevel gear. Oleh sebab itu harus diperhatikan betul metode penyetelanya. Ada 2 type penyetelan, yaitu dengan   menggunakan nut dan menggunakan shim, tapi pada dasarnya semua sama.

1. Pre Load.

Setiap komponen yang menggunakan cones bearing selalu diukur pre loadnya. Ada dua type pengukuran yaitu dengan pinion yang terpasang atau   tanpa menggunakan pinion. Bila pinion tidak terpasang maka yang diukur   adalah pre load memakai satuan kilogram (Kg). Bila pinion terpasang maka yang diukur adalah rolating torque memakai   satuan kilogram meter ( Kgm ).

Urutan adjustment pre load bevel gear :

  • Siapkan tool, shim, torque wrench & sigmat.
  • Pasang shim pada kedua sisi flange dengan tebal yang sama agar bevel   gear berada tepat ditengah – tengah dengan tujuan adjustment/penyetelan blacklash   lebih mudah.
  • Torque nut sesuai standar ( lihat shop manual/buku petunjuk ).
  • Ukur pre load ( rotating torque ) nya, bila kurang dari setandar kurangi shim sebaliknya bila lebih dari std, tambahkan shim pada kedua sisi flange dengan tebal yang sama.
  • Untuk yang menggunakan type nut, tinggal mengurangi dan   menambahkan putaran nutnya pada kedua sisi flangenya.

push pull scale

2. Backlash.

Backlash adalah hubungan ( contact ) kedua gigi, dalam hal ini adalah antara gigi bevel gear dan gigi pinion, Setiap contact gigi mempunyai standard   masing-masing sesuai dengan specnya. Backlash tidak boleh terlalu besar dan juga tidak boleh terlalu kecil, hal ini akan menyebabkan keausan yang tidak normal pada gigi-giginya. Bila backlash terlau besar, maka akan terjadi ketukan yang berlebihan   sehingga menyebabkan suara ribut dan cepat ausnya gigi tersebut apabila   terjadi perpindahan speed dari maju ke mundur. Demikian juga apabila backlash teralu kecil, beban gigi terlalu besar, hal ini   akan menyebabkan keausan yang tidak normal pada gigi tersebut.

 

Urutan adjustment pre load bevel gear :

  • Siapkan tool magnetic base, dial indicator.
  • Setelah pre load didapat , ukur backlash antara gear pinion dan gear   bevel ( lihat std shop manual ).
  • Apabila terlalu besar atau kecil, pindah – pindahkan shim sebelah kiri atau   sebelah kanan.
    “Dengan catatan jangan dikurangi atau ditambahkan shim lagi karena akan mempengaruhi pre load”
backlash-of-bevel-gear
 
3. Tooth Contac

Tooth contact adalah sentuhan gigi pinion terhadap gigi bevel gear dimana   sentuhannya harus rata da 80 % dari permukaannya karena beban yang   diterima sangat besar ( lebih besar dari 30 % ). Bila tooth contact lebih kecil,   maka gigi akan cepat aus, hal ini akan mengakibatkan unit cepat break down. Penyetelan tooth contact hampur sama dengan penyetelan backlash yaitu   dengan cara memindahkan shim. Procedure mencari tooth contact adalah   sebagai berikut :

1. Lumasi permukaan bevel gear dengan grease atau cat.

2. Kemudian putar bevel gear bolak balik sehingga membekas dan mencapai contact yang   sempurna .

3. Lihat permukaan yang contact pada bevel gear

Tooth contact

“Jika bevel pinion terlalu jauh dari bevel gear, maka contact yang terjadi   hanya sebagian pada permukaan bevel gear yaitu cenderung terkena di bagian sisi luar permukaan bevel gear. Tindakannya gerakan pinion masuk dengan cara menambah shim pada cover transmisi, kemudian pindahkan shim sebelah kanan dari bevel gear ke sebelah kiri dengan tebal yang sama dengan tebal shim di pinion tadi”.

Note : Untuk pengukuran Pre Load menggunakan tool/alat namanya Push Pull Scale, untuk pengukuran Backlash menggunakan Dial Indicator dan untuk pengetesan Tooth Contact menggunakan Grease/Cat,demikian semoga bermanfaat, go teknik…!!!

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Differential & Axle, DUNIA TEKNIK, TEKNIK UMUM dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s